Sabtu, 12 November 2016

ketika sekolah

dulu sewaktu saya kecil saya ingin sekali sekolah...
melihat baju seragam warna hijau mungkin akan terlihat keren saat memakainya


saat usia mulai dirasa orang tua cukup, saya mulai masuk ke dunia pendidikan
dari taman kanak kanak saya mulai mengenal huruf dan angka

ujian di akhir periode sangat mudah

lalu masuk sekolah dasar yang saat itu masih mengunakan sistem catur wulan

setiap 4 bulan ujian, hingga kelas 3..

memasuki sistem smester membuat segalanya barubah

setiap hari matematika, ipa, ips, b inggris mulai terlihat seperti neraka

Berfikir keras, berharap cepat masuk sekolah menengah pertama

aku selalu berfikir kenapa matematika harus membagi 1 menjadi banyak bagian
menghafal setiap alat dsekolah dengan bahasa asing

sekarang aku telah resmi menjadi siswa smp
dan teryata menajdi siswa di tingkat ini menjadi lebih gila

bukan sekedar menghapal benda, namun harus mampu tanya jawab dengan bahasa "itu"
pembimbing paling bisa menutupi watak sesunggunya

menjadikan kertas koran yang lemah gemulai menjadi senjata menyakitkan

namun tenang karena hanya 3 tahun saya harus berada disini

memasuki sekolah tingkat atas...

disini seperti markas setan
meraka memasukin alphabet pada pelajaran matematika

angka saja sudah gila, ditambah alfabet, jadi.. ah sudahlah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar